Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Wakil Bupati Pasuruan, Gus Mujib Ajak Orang Tua Beri Pemahaman Pentingnya Vaksinasi Pada Anak

Gambar berita
06 Januari 2022 (16:58)
Kesehatan
2892x Dilihat
0 Komentar
admin

Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron (Gus Mujib) mengajak para orang tua agar meyakinkan para putra-putrinya yang berusia 6-12 tahun bahwa vaksinasi itu penting.

Ajakan tersebut disampaikan Gus Mujib di sela-sela monitoring vaksinasi anak usia 6-12 tahun di SDN Ngempit, Kecamatan Kraton, Kamis (06/01/2022) pagi.

Bukan tanpa sebab. Dari lima Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang dikunjungi seperti SDN Ngabar, SDN Jeruk, SDN Sidogiri, SDN Ngempit dan SDN Bendungan, tidak semua anak di sekolah tersebut mau untuk divaksin.

Dalam artian, masih banyak ditemukan anak yang tidak hadir di hari pertama vaksinasi, sehingga hal ini menjadi PR (pekerjaan rumah) yang bisa diselesaikan dengan cara yang humanis.

"Tadi saya keliling ke 5 sekolah dasar, dan memang masih ada anak-anak yang tidak datang ke sekolah untuk divaksin. Dan ketika saya ngobrol dengan para guru dan kepala sekolah, jawabannya ya ada yang tidak hadir," katanya.

Ketidakhadiran para anak-anak, khususnya mereka yang masih duduk di bangku kelas I SD adalah hal yang wajar. Kata Gus Mujib, anak yang masih berusia 6-7 tahun harus mendapat perlakuan yang lembut, lantaran secara psikologi maupun mental, mereka masih butuh waktu untuk siap divaksin.

"Kalau dulu namanya cublik'an. Ya memang ada yang berani, tapi juga ada yang takut. Maka dari itu, guru dan tenaga kesehatannya harus sabar dan telaten, terlebih orang tua," terangnya.

Dijelaskan Gus Mujib, vaksinasi anak harus dilakukan dengan tanggung jawab pada pra maupun pasca vaksinasi. Yakni melalui screening kesehatan sampai surat persetujuan yang ditandatangani orang tua sang anak. Kedua persyaratan tersebut tak boleh diremehkan, lantaran akan berdampak di kemudian harinya.

"Screening itu adalah deteksi awal untuk mengetahui kesehatan sang anak. Nah kalau persetujuan orang tua itu juga wajib, karena setiap harinya, setiap orang tua pasti mengetahui bagaimana putra dan putrinya berperilaku. Terlebih tentang kesehatan badan dan mentalnya," tegasnya.

Tak hanya screening saja, begitu anak selesai divaksin, petugas kesehatan langsung memberikan vitamin serta obat penurun panas. Hal tersebut menurut Gus Mujib adalah untuk mengantisipasi jikalau ada KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi), meski prosentasenya sangat kecil.

"Karena vaksinnya Sinovac, jadi aman. Dan Insya Allah tidak ada KIPI, karena sudah melalui screening yang benar," pungkasnya. 

Seperti diketahui, Di Kabupaten Pasuruan sendiri, ada 146.187 anak usia 6-12 tahun yang menjadi sasaran vaksinasi. Ratusan ribu anak tersebut ditargetkan selesai divaksin dalam kurun waktu 1-2 bulan ke depan. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kisah Hari Apriyanto Tekuni Budidaya Burung Perkutut Jawara

Siapa di sini yang suka mengoleksi burung perkutut? Burung dengan ciri khas suar...

Article Image
Cerita Tri Mulyo. 30 Tahun Bertahan Hasilkan Sepatu dan Sandal Tak Kalah dengan Produk Luar Negeri

Keuletan, kesabaran dan kerja keras pasti membuahkan hasil.3 kata ini menggambar...

Article Image
Olimpiade MI Pertama di Kabupaten Pasuruan. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Tahun Depan Acaranya Harus Lebih Sukses

Untuk pertama kalinya, ada Olimpiade Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Pasuruan.O...

Article Image
Wabup Gus Shobih Buka Liga Sepak Bola Piala Bupati Pasuruan Antar Pelajar SMP Sederajat

Momen Piala Dunia 2026 sepertinya memotivasi Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP dan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Pasuruan Digembleng Militer

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Ne...