Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Warga Bromo di Tosari Gelar Tengger Berjapa

Gambar berita
26 November 2020 (16:21)
Wisata Budaya
3221x Dilihat
0 Komentar
admin

Untuk mendoakan bangsa agar segera terbebas dari penyebaran Virus Corona, warga Bromo di Kecamatan Tosari menggelar Tengger Berjapa.

Acara bertemakan “Sesanti Pertiwi Rahayuning Jagad” tersebut digelar di Balai Desa Mororejo, Minggu (22/11/20) siang.

Hadir dalam acara tersebut, diantaranya Bupati Pasuruan, HM. Irsyad Yusuf; Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan; Kajari Pasuruan, Ramdhanu Dwiyantoro; hingga para Tokoh Lintas Agama dan Pemerhati Budaya di Kabupaten Pasuruan.

Ketua panitia pelaksana, Dukun Pandita Sukarji mengatakan, tema Sesanti Pertiwi Rahayuning Jagad apabila diterjemahkan berarti Kedamaian Bumi, Keselamatam alam semesta.

“Semua berdoa bersama untuk kedamaian dan keselamatan bumi, alam semesta, dan manusia. Terutama agar hidup rukun dan guyub, dan selamat dari virus Corona dan bencana alam,” katanya.

Dijelaskannya, Negara Indonesia didirikan dengan pondasi keberagaman dan kebhinekaan. Termasuk dalam keberagaman agama serta aliran kepercayaan. Untuk itu, apalagi digalang dengan semangat kebersamaan dalam keberagaman, maka Indonesia akan terus kuat dan tak mudah digoyang oleh siapapun.

“Perjumpaan keanekaragamaan agama dalam satu ruang, merupakan hal yang istimewa. Setiap agama menghormati kehadiran agama lain. Ada interaksi yang luar biasa, di mana tokoh agama saling berdiskusi dan memperkenalkan kekhasan keagamaanya masing-masing. Dan itu indah, damai,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Irsyad Yusuf dalam sambutannya menegaskan bahwa Kecamatan Tosari merupakan miniatur toleransi di Indonesia. Hal itu ditandai dengan indahnya hubungan antar pemeluk agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan aliran kepercayaan (Kejawen). Untuk itu, gelaran acara Tengger Berjapa menjadi bagian dari pemersatu bangsa.

“Semoga hal ini bisa memberikan contoh dan inspirasi kepada semua elemen bangsa kita tercinta ini. Karena damai itu indah, dan karena kita hidup dengan keberagaman,” terangnya.

Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa sekarang ini adalah musim penghujan. Sehingga seluruh warga harus bisa sama-sama mengantisipasi potensi bencana yang kerapkali terjadi ketika curah hujan tinggi.

“Agar dapat menyikapi dan siaga bila ada potensi bencana,” singkatnya.

Di sisi lain, dalam acara tersebut, Bupati Irsyad memberikan bantuan seperangkat gamelan kepada Sanggar Seni ” Tengering Budi Luhur ” Desa Mororejo. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Wabup Gus Shobih Tegaskan Festival Gledekan Pasuruan Mulai Dilirik Wisatawan Mancanegara

Masyarakat di Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan sukses menggelar Festival Gle...

Article Image
Puluhan Tahun. Warga Desa Lumbang Lestarikan Permainan Tradisional Gemblidik

Di Desa Lumbang, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, warga sekitar punya perm...

Article Image
Jaring Bibit Atlet Berprestasi, PBSI Kabupaten Pasuruan Gelar Kejuaraan Bulutangkis Indocock Bupati Pasuruan Open 2026

Pengcab Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Pasuruan mengge...

Article Image
Beri Wadah Para Kicau Mania. Pemkab Pasuruan Gelar Festival Burung Berkicau Piala Bupati Pasuruan 2026

Untuk kedua kalinya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Kebudayaan dan...

Article Image
Ketua Perwosi Kabupaten Pasuruan, Mela Rusdi Berangkatkan 1400 Peserta Pasuruan Woman's Run 2026

Untuk pertama kalinya, Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kab...