Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Sapi Perah

Gambar berita
06 September 2018 (10:19)
Peternakan
11429x Dilihat
admin

Selain terkenal sebagai daerah penghasil Sapi Potong, Kabupaten Pasuruan juga dikenal dengan Sapi Perahnya. Ini menunjukkan bahwa produksi Sapi Perah juga diperhatikan karena merupakan program dari daerah untuk dapat menghasilkan susu berkualitas tinggi.

Ada tiga monumen Sapi Perah yang menunjukkan bahwa Sapi Perah merupakan ikon Kabupaten Pasuruan, masing-masing di tiga pintu masuk wilayah Kabupaten Pasuruan yakni dari arah Malang (pintu selatan) terletak di Purwodadi, dari arah Probolinggo (pintu timur) terletak di Nguling dan dari arah Surabaya terletak di Pandaan. Keistimewaan Sapi Perah yang hidup di Kabupaten Pasuruan adalah mampu beradaptasi dengan daerah dataran rendah dengan kemampuan produksi susu tetap optimal, khususnya yang hidup di wilayah Kecamatan Grati sehingga kemudian lebih dikenal dengan sebutan Sapi Perah Grati.

Perkembangan populasi ternak Sapi Perah di Kabupaten Pasuruan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Pada tahun 2017, populasi Sapi sebesar 90.817 ekor. Angka ini telah melampaui dari target yang ditetapkan di dalam RPJMD Kabupaten Pasuruan tahun 2013-2018 sebesar 88.992 ekor atau 2,05%.

Jika dibandingkan dengan capaian realisasi populasi tahun 2016 sebesar 86.847 ekor, maka produksi Sapi Perah pada tahun 2017 ini tercatat mengalami peningkatan sebesar 4,57%. Hal tersebut berbanding lurus dengan kuantitas produksi susu Sapi Perah yang juga mengalami peningkatan. Sampai saat ini, produksi susu segar dari Kabupaten Pasuruan dapat memenuhi kebutuhan susu di Jawa Timur.

Peningkatan populasi sapi perah ini salah satunya disebabkan oleh meningkatnya kinerja Inseminasi Buatan (IB) dengan program SIWAB, pengendalian pengeluaran ternak antar daerah dan adanya pelarangan pemotongan ternak betina produktif sesuai regulasi yang ada. Beberapa faktor ini juga diterapkan pada Sapi Potong.

Kawasan penyebaran dan pengembangan Sapi Perah meliputi wilayah Kecamatan Tutur, Grati, Purwodadi, Purwosari, Puspo dan Prigen. Keberadaan peternak didukung oleh koperasi susu yang siap menampung susu untuk selanjutnya disetorkan ke Industri Pengolahan Susu (IPS). (Dewi+Eka Maria)

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan Bangun Tandon dan Menara Air di Wilayah Kekeringan dan Kesulitan Akses Air Bersih

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang tahun ini...

Article Image
Satu Rumah Warga di Wonorejo Roboh Dihantam Angin Kencang. BPBD Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Salah satu rumah warga di Desa Karangjatianyar, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pa...

Article Image
Asyiknya Wisata Petik Jeruk di Desa Wonosari, Tutur

Kecamatan Tutur dikenal sebagai salah satu wilayah di Kabupaten Pasuruan yang ka...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bentuk Tim Fasilitasi TJSL BU

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Bapperida menggelar Sosialisasi Tahap Il P...

Article Image
Sehari, KPSP Setia Kawan Nongkojajar Produksi Susu Segar 110 Ton

Selama hampir 70 tahun, Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan Nongko...