Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

6080 Warga Miskin Ekstrim di Kabupaten Pasuruan Bakal Terima Bansos

Gambar berita
27 Januari 2024 (07:32)
Pelayanan Publik
2178x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Tahun ini, 6080 warga miskin ekstrim di Kabupaten Pasuruan bakal menerima bantuan sosial (bansos).

Bansos tersebut berasal dari APBD Kabupaten Pasuruan dan rencananya akan diberikan pada akhir tribulan pertama tahun ini.

Kabid Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan, Sobi Asrori mengatakan, setiap KPM (keluarga penerima manfaat) akan menerima bansos sebesar Rp 200 ribu per bulan. Hanya saja, bansos ini akan diberikan per 3 bulan, sehingga langsung menerima Rp 600 ribu.

"Rencananya akan diberikan ketika mendekati Hari Raya Idul Fitri. Jadi untuk meringankan beban warga sangat miskin saat banyak kebutuhan lebaran," kata Sobi saat ditemui di ruangannya, Jumat (26/01/2024).

Dijelaskannya, ribuan KPM yang akan menerima bansos merupakan warga miskin ekstrim yang sudah terdata dalam P3KE (data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem) Kabupaten Pasuruan.

Sedangkan jumlah warga miskin ekstrim berdaraskan data Bappelitbangda Kabupaten Pasuruan sebanyak 207.389 KK (kepala keluarga). Itu artinya jumlah KPM yang menerima bantuan masih sedikit ketimbang yang belum menerimanya.

"Karena disesuaikan dengan kemampuan APBD Kabupaten Pasuruan," singkatnya.

Lebih lanjut Sobi menegaskan bahwa jumlah KPM yang menerima bansos kemiskinan ekstrim di tahun ini bisa saja warga yang juga menerima bansos jenis lain seperti PKH (program keluarga harapan) maupun BPNT (bantuan pangan non tunai) dan bantuan lainnya.

Hal itu disebabkan tujuan dari pemberian bansos kali ini adalah untuk menghapus kemiskinan ekstrim di Kabupaten Pasuruan.

"Tidak masalah jikalau juga menerima bansos lain seperti PKH atau BPNT. Karena bansos ini tujuannya semata-mata untuk menghapus kemiskinan ekstrim di Kabupaten Pasuruan," tegasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Dibangun Sejak Zaman Belanda, Jembatan Penghubung Kecamatan Rejoso dan Lekok Akhirnya Diperbaiki

Puluhan tahun sejak zaman Belanda, Jembatan yang menjadi penghubung antar dua...

Article Image
Pujasera Jarwo di Desa Martopuro, Ditutup Sementara

Per Senin (29/6/2026), Pemerintah Kabupaten Pasuruan menutup sementara aktivita...

Article Image
Dukung Sasembada Pangan. Wabup Gus Shobih Pimpin Tanam Padi Serentak

Pemerintah Bersama DPD menggelar kegiatan tanam padi serentak semester II, Kamis...

Article Image
16 Tahun Menunggu. Ruas Jalan Bendungan–Rejosari Kini Mulus

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bi...

Article Image
Kawasan Kumuh di Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton Mulai Dipercantik

Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton pada tahun ini menjadi target sasaran program pe...