Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Ade Rai Ajak Ibu-Ibu Kabupaten Pasuruan Jaga Pola Makan dan Jadi Peserta BPJS

Gambar berita
09 Juli 2019 (16:01)
Kesehatan
3653x Dilihat
0 Komentar
admin

Artis dan Binaragawan Tanah Air, Ade Rai sukses membikin histeris ratusan ibu-ibu yang hadir dalam acara Sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional -Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Selasa (09/07/2019) siang.

Betapa tidak, begitu tiba di Pendopo, para peserta sosialisasi yang semuanya adalah perempuan langsung dibuat kagum dengan fisik Ade yang masih fit dan terlihat muda, meski sudah berusia 50 tahun.

“Masya Allah, kayak umur 30 tahun. Padahal sudah setengah abad. Badannya masih bagus dan awet muda,” celetuk Heni (35), salah satu anggota PKK Kabupaten Pasuruan.

Ya, Ade Rai ditunjuk sebagai brand ambassador BPJS tahun 2019. Sebagai Ikon BPJS, Ade berkeliling dari satu daerah ke daerah lain di Tanah Air untuk mendengungkan pentingnya menjaga kesehatan dengan pola makan dan hidup sehat dengan rutin berolahraga.

Hadirnya Ade Rai membuat kagum ibu-ibu, termasuk Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis Irsyad Yusuf. Menurutnya, banyak ilmu dan pengetahuan yang telah dibagikan Ade Rai kepada seluruh ibu-ibu. Utamanya bagaimana dalam memberikan makanan yang sehat untuk keluarga, serta menjadikan olahraga sebagai kebutuhan.

“Saya ucapkan terima kasih atas kehadiran Mas Ade Rai. Banyak dari kita yang belum sempat berolahraga. Padahal itu penting sekali untuk menjaga kebugaran tubuh kita. Agar selalu sehat, karena sehat itu mahal ketika kita sudah sakit,” katanya.

Sementara itu, di hadapan peserta sosialisasi, Ade Rai menyampaikan pesan kesehatan. Utamanya untuk tidak terlalu banyak menkonsumsi gula dan lemak. Dua hal tersebut apabila sering dikonsumsi, maka lama-lama akan menumpuk  dalam tubuh dan berubah menjadi racun.

“Untuk menjaga hidup sehat harus dibarengi dengan pola makan yang sehat pula. Jangan terlalu banyak mengkonsumsi gula dan lemak. Kita harus perhatikan apa saja kandungan zat - zat gizi yang masuk ke dalam tubuh. Jangan sampai lemak, karbohidrat, dan gula yang kita konsumsi jadi menumpuk dalam tubuh dan berubah menjadi racun. Apalagi ketika kita  malas berolahraga, penyakit kronis tidak akan segan – segan menggerogoti kita akibat pola hidup yang tidak sehat,” tuturnya.

Selain pola makan dan hidups ehat, Ade juga menyarankan akan pentingnya melindungi kesehatan dengan menjadi peserta asuransi kesehatan. Yakni BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial). Oleh karenanya, sepatutnya masyarakat berterima kasih, lantaran ada program JKN-KIS yang sangat peduli terhadap kesehatan seluruh masyarakat.

“Sepatutnya kita berterimakasih kepada pemerintah karena telah memberikan perlindungan dalam bentuk JKN – KIS. Tidak hanya menjadi sehat dan terlindungi, dengan menjadi peserta JKN – KIS kita telah membantu peserta JKN-KIS lain untuk berobat dan sembuh dari penyakit mereka. Oleh karena itu sangat penting menjaga kesehatan dan jangan lupa sebagai proteksi jaminan kesehatannya kita juga harus mendaftar sebagai peserta JKN-KIS. Jangan tunggu sakit. Justru selagi sehat kita harus segera mendaftar JKN-KIS karena sakit bisa datang kapan saja,” tegasnya diikuti tepukan tangan para peserta.

Di sisi lain, dr. Indrina Darmayanti selalu Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pasuruan menjelaskan, jumlah peserta JKN-KIS di Kabupaten Pasuruan sudah mencapai 71%. Pihaknya mentargetkan tahun ini bisa mencapai Universal Health Coverage dengan terus melakukan sosialisasi dan pendekatan ke semua lapisan masyarakat.

“Program JKN – KIS memiliki prinsip gotong royong yang sifatnya wajib. Artinya program ini harus diikuti oleh setiap warga negara Indonesia tanpa terkecuali demi memproteksi diri ketika sakit. Apabila nantinya kesehatan itu telah terjaga, maka kita sebagai peserta yang sehat telah berkontribusi membantu peserta lain yang sedang sakit untuk meringankan beban pengobatan mereka. Itu namanya sedekah kesehatan,“ jelasnya kepada Suara Pasuruan.  (emil)

 

 

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Malam Tahun Baruan, Mas Rusdi Sidak Pasar Bangil

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo dibuat geram dengan para pedagang yang masih saja...

Article Image
Dishub Kabupaten Pasuruan Bagi-Bagi Bingkisan untuk Relawan Penjaga Perlintasan Sebidang Kereta Api

Menjelang pergantian tahun baru 2025 ke 2026, Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuru...

Article Image
Kawasan "Kumuh" di Kelurahan Bendomungal Bangil, Kini Cantik

Bangil, sebagai Ibukota Kabupaten Pasuruan terus dipercantik di setiap sudut kot...

Article Image
Buka Sosialisasi Wajar Dikdas 13 Tahun. Merita Rusdi Dorong Anak Pra-Sekolah Siap Masuk SD

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan menggelar Sosialisasi wajib b...

Article Image
1 Januari 2026, 35 PNS Pemkab Pasuruan Masuki Purna Tugas

Awal tahun 2026 mendatang, sebanyak 35 pegawai negeri sipil (PNS) di Lingkungan...