Pemerintah Kabupaten Pasuruan

Sumbang 70% Ekspor Jagung Nasional, Kabupaten Pasuruan Terima 108 ton Benih Hibrida dan 360 Ton Pupuk Urea

Gambar berita: Sumbang 70% Ekspor Jagung Nasional, Kabupaten Pasuruan Terima 108 ton Benih Hibrida dan 360 Ton Pupuk Urea

Para kelompok petani jagung di 10 Kecamatan yang ada di Kabupaten Pasuruan mendapat bantuan 108 ton benih jagung hibrida dan 360 ton pupuk urea dari Kementerian Pertanian RI.

Bantuan tersebut merupakan apresiasi dari pemerintah pusat kepada Kabupaten Pasuruan, karena telah berhasil memberikan kontribusi ekspor jagung hingga 70% dari kebutuhan nasional.

Ihwan, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan mengatakan, 10 kecamatan yang dimaksud diantaranya Nguling, Lumbang, Grati, Pasrepan, Puspo, Kejayan, Pandaan, Wonorejo, Sukorejo dan Purwodadi. Kecamatan tersebut berada di wilayah pegunungan dan sangat ideal ditanami jagung, lantaran termasuk daerah dengan typical lahan kering.

“Jagung akan tumbuh bagus kalau ditanam di lahan kering. Nah, di Kabupaten Pasuruan ada banyak kecamatan yang punya typical daerah pegunungan dan ada lahan keringnya. Alhamdulillah, Pemerintah Pusat memberikan bantuan benih dan pupuk gratis,” kata Ihwan saat dihubungi via telepon, Kamis (05/04/2018).

Dijelaskannya, bantuan benih dan pupuk urea untuk Kabupaten Pasuruan didistribusikan pada awal bulan ini, lantaran musim tanam jagung paling ideal ditanam di akhir musim penghujan.

“Kalau untuk pupuk urea, bantuannya sebesar 50 kg per hektar. Sedangkan benih jagung masing-masing 15 kg per hektarnya.  Seluruh pupuk dan benih akan dipergunakan untuk mengawal proses tanam hingga panen di lahan jagung seluas  7200 hektar,” imbuhnya.

Sementara itu, dengan adanya bantuan tersebut, otomatis berdampak pada semakin meningkatnya jumlah produktifitas jagung setiap tahunnya.  Kata Ihwan, selama setahun, jumlah produksi jagung hibrida bisa mencapai 250.000 ton dengan provitas rata-rata 6-7 ton/hektar.

“Luasan lahan jagung di Kabupaten Pasuruan mencapai 40.000 hektar, dan kalau untuk memenuhi kebutuhan local, sangat cukup. Bahkan, butuh 20% saja dari total produksi selama satu tahun. Makanya kenapa Pemerintah Pusat member bantuan ini gratis, karena kita salah satu penyumbang ekspor jagung hibrida terbesar,” beber dia. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mangga Putar Pasuruan Juara National Manggo Contest 2026

Siapa sangka, mangga klonal 21 atau yang populer kita sebut dengan Mangga Putar...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bantu Pembangunan Pasar Kepulungan Pasca Kebakaran

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori menegaskan Pemerintah Kabupaten Pasuruan ak...

Article Image
Gus Shobih Resmikan Program Sekolah Lestari di SDN Purwosari 2 dan SDN Purwosari 3

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori meresmikan sekolah lestari di Kabupaten Pas...

Article Image
Pangdiv 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi dan Wabup Pasuruan, Gus Shobih Resmikan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kepulungan

Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun...

Article Image
IDDA COFFEE. Kopi Nikmat Khas Kecamatan Tutur. Sweet, Spicy and Caramel

Kabupaten Pasuruan dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi arabika dan...