Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Musim Penghujan, Dinsos Kabupaten Pasuruan Latih Para Tagana

Gambar berita
28 November 2018 (17:11)
Pelayanan Publik
2918x Dilihat
0 Komentar
admin

Musim penghujan yang identik dengan banjir dan tanah longsor, membuat Pemerintah Kabupaten Pasuruan perlu melatih para tagana (taruna siaga bencana).

Seperti yang terlihat pada Rabu (28/11/2018) pagi, di mana sebanyak 39 anggota tagana mengikuti pelatihan di sekitar Embung Desa Kertosari, Kecamatan Purwosari. Pelatihan tersebut digagas oleh Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan selama dua hari, yakni mulai 27-28 November 2018.

Gunawan Wicaksono, Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan mengatakan, tujuan dilaksanakannya pelatihan tagana adalah untuk meningkatkan kesiapsiagaan akan potensi bencana banjir dan tanah longsor yang datang di saat musim penghujan.

“Kita ingin membekali para tagana ini dengan kemampuan teori dan praktek, sehingga ketika pengerahan diperlukan, mereka sangat siap,” kata Gunawan di sela-sela pelatihan.

Selama pelatihan, para tagana yang terdiri dari 7 perempuan dan 32 laki-laki diberikan materi seputar penanganan korban bencana banjir yang sesuai dengan tema pelatihan, yakni “Water Resque”. Kata Gunawan, setelah pemberian materi selesai dilakukan, mereka diajak untuk mempraktekkan metode hingga tata cara penanganan korban banjir, di embung yang lokasinya tak jauh dari tempat pelatihan.

“Kita memang melakukan pelatihan di tempat yang dekat dengan embung, supaya memudahkan movinisasi orang. Dan hasilnya luar biasa, saya acungi jempol untuk mereka yang sangat terlatih,” imbuhnya.

Sementara itu, saat ditanya seputar kesejahteraan para tagana, Gunawan menegaskan bahwa tagana adalah para relawan yang mendedikasikan hidupnya untuk menyelamatkan nyawa sesama manusia. Hanya saja, Pemkab Pasuruan memberikan uang transport kepada masing-masing tagana dengan besaran Rp 75 ribu per sekali pengerahan.

“Kita usulkan kepada APBD Propinsi tahun 2019 mendatang dengan besaran Rp 200 ribu. Semoga betul-betul direalisasikan, karena kita melihat perjuangan mereka yang luar biasa dalam membantu mengevakuasi maupun menangani korban bencana. Kalau dari APBD Kabupaten Pasuruan hanya uang transport sebagai pengganti biaya BBM,” ucapnya.

Di sisi lain, Kosim selaku coordinator Tagana Kabupaten Pasuruan mengaku siap untuk membantu penanganan kebencanaan, mulai dari dapur umum, pengiriman obat-obatan hingga mengevakuasi korban banjir yang terkepung air.

“Kita siap 24 jam untuk membantu masyarakat. Posko kita juga sudah dibangun di Dinsos Kabupaten Pasuruan,” singkat dia kepada Suara Pasuruan.(emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Hadiri Seminar HUT IBI ke 75. Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Ajak Bidan Semangat Turunkan AKI, AKB dan Stunting

Ratusan bidan se-Kabupaten Pasuruan mengikuti seminar Kesehatan dalam rangka HU...

Article Image
Dibangun Sejak Zaman Belanda, Jembatan Penghubung Kecamatan Rejoso dan Lekok Akhirnya Diperbaiki

Puluhan tahun sejak zaman Belanda, Jembatan yang menjadi penghubung antar dua...

Article Image
Pujasera Jarwo di Desa Martopuro, Ditutup Sementara

Per Senin (29/6/2026), Pemerintah Kabupaten Pasuruan menutup sementara aktivita...

Article Image
Dukung Sasembada Pangan. Wabup Gus Shobih Pimpin Tanam Padi Serentak

Pemerintah Bersama DPD menggelar kegiatan tanam padi serentak semester II, Kamis...

Article Image
16 Tahun Menunggu. Ruas Jalan Bendungan–Rejosari Kini Mulus

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bi...