Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

BUPATI IRSYAD PIMPIN NORMALISASI SUNGAI BETOTOT

Gambar berita
24 Januari 2017 (11:50)
Olahraga
8769x Dilihat
0 Komentar
admin

Sungai Betotot yang ditengarai menjadi salah satu penyebab banjir di wilayah Kecamatan Grati, mulai dinormalisasi. Bupati Pasuruan, HM irsyad Yusuf bersama dengan beberapa kepala OPD (organisasi perangkat daerah) terkait seperti Dinas SDA dan Tata Ruang, PU Bina Marga, hingga BPBD meninjau aktifitas pengerukan di sungai yang berhimpitan langsung dengan SMKN I Grati itu, Selasa (24/01). Menurutnya, normalisasi sungai betotot sebenarnya bukanlah kewenangan Pemkab Pasuruan, melainkan Baai Besar Gembong Pekaleng Pemprov Jatim. Hanya saja, sebagai bentuk tanggung jawab akan kejadian banjir yang melanda warga di sekitar sungai, maka dilakukanlah normalisasi sungai sepanjang 500 meter.

"Kita tidak berbicara tentang kewenangan Pemprov, Pemkab atau pusat. Tapi ini sebagai bentuk tanggung jawab saya sebagai kepala daerah yang harus menjawab keluhan masyarakat," terangnya. Ditambahkannya, normalisasi sungai betotot diperkirakan akan selesai dalam 2 minggu, sehingga harapannya bisa mengurangi dampak banjir yang berasal dari sungai itu sendiri.

"Pokoknya sampai selesai. Saya pastikan semua nya selesai, apalagi BMKG juga sudah memprakirakan kalau tanggal 28 januari ini, intensitas hujan sedang lebat-lebatnya. Takutnya pas gelombang air laut sedang pasang, maka bisa banjir lagi. Maka dari itu, normalisasi ini sifatnya kedaruratan," imbuhnya.

Sementara itu, Hanung Widya Sasangka selaku Kepala Dinas PU Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan menambahkan bahwasanya normalisasi sungai betotot adalah bagian dari normalisasi 100 lebih sungai se-kabupaten Pasuruan yang nilai anggarannya mencapai Rp 3 Milyar. "Kita masih menghitung berapa nominal yang kita keluarkan untuk operasional alat, BBM sampai ongkos semua tukang. Begitu juga dengan sungai yang lain, kita ada yang masih kita lakukan, dan juga masih kita hitung," jelasnya.

Di sisi lain, normalisasi sungai betotot juga dibarengi dengan perbaikan plengsengan sepanjang 41 meter, di mana dari pantauan di lapangan, perbaikan tersebut dilakukan dengan pemasangan bronjong di sisi barat sungai itu sendiri. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Buka Porsadin VII di Nguling, Gus Shobih Tegaskan Komitmen Pemkab Pasuruan Kawal Eksistensi Madrasah Diniyah

Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori secara resmi membuka Pekan Olahraga dan...

Article Image
Pengusaha Beji Ini Sukses Bikin “Siwalan Mix Legen” Jadi Minuman Paling Dicari

Potensi buah siwalan yang tumbuh subur di beberapa desa di Kecamatan Beji, Kabup...

Article Image
Syi'iran Bluk Gebluk. Tetap Lestari Dijaga Warga Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan Ratusan Tahun

Syi’iran Bluk Gebluk, seni dan tradisi dakwah Islam khas Desa Rembang, Kecamatan...

Article Image
Wabup Gus Shobih Serahkan Salinan Penetapan Pengangkatan Wali 22 Anak Yayasan Metal Muslim Al Hidayah

Sebanyak 22 anak binaan Yayasan Metal Muslim Al Hidayah di Rejoso, Kabupaten Pas...

Article Image
Tekan Inflasi dan Dorong UMKM, Pemkab Pasuruan Gelar Festival Pasar Murah di Nguling

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Peri...