Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Dinas Peternakan se-Jatim Wajib Optimalkan Produktivitas Hasil Peternakan

Gambar berita
12 Agustus 2019 (11:20)
Pelayanan Publik
6600x Dilihat
0 Komentar
admin

Mengoptimalkan pemenuhan kebutuhan aneka hasil peternakan untuk dikonsumsi masyarakat di Jawa Timur, Dinas Peternakan Pemerintah Provinsi Jawa terus memaksimalkan strategi peningkatan produksi hewan ternak. Diantaranya dengan melakukan pendampingan sekaligus memfasilitasi secara intens para peternak melalui Dinas Peternakan di Kabupaten/ Kota masing-masing.

Kata Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, Dinas Peternakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kusdiyarto, ada bermacam jenis pelayanan yang sampai saat ini diberikan kepada para peternak secara tak berbayar. Diantaranya, pengoptimalan pelayanan inseminasi buatan, pemeriksaan kebuntingan, penyediaan benih & bibit sapi, pengembangan teknologi pakan dan penguatan kelembagaan peternak. 

“Kami terus lakukan pendampingan lewat masing-masing Dinas Peternakan. Tidak hanya yang berhubungan dengan inisiasi program inseminasi buatan saja, tapi juga pengendalian kesehatan dan penjaminan produk hewan sampai pada pengolahan dan pemasaran. Tidak terkecuali urusan stabilisasi harga dan memfasilitasi peternak dengan pihak kemitraan seperti koperasi dan perbankan untuk permodalan”, jelasnya dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bertema “Strategi Produksi dan Distribusi Hasil Peternakan di Era Industri 4.0 Melalui Digitalisasi”, Rabu (7/7/2019) di Baobab Resort, Prigen.

Menurutnya, tingginya kontribusi peternakan Jawa Timur terhadap kebutuhan nasional bukan berarti mengurangi upaya Pemprov Jawa Timur dalam melakukan penetrasi peningkatan produktivitas hewan ternak. Dengan populasi sapi pedaging sebanyak 4.637.905 ekor atau telah menyumbang 27 persen dari kebutuhan nasional, misalnya, Dinas Peternakan Kabupaten/ Kota diharapkan dapat bersinergi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan stake holder lainnya.

“Kecanggihan teknologi informasi bisa dimanfaatkan untuk menerapkan integrated farming sapi potong yang merupakan hasil kerjasama dengan Disnak, Distan, Disbun, Disperindag, Dinkop UMKM maupun dengan BUMD swasta. Kami-pun juga siap memfasilitasi dengan menyediakan iSIKHNAS yakni sistem informasi kesehatan hewan berbasis teknologi lewat pengumpulan data secara realtime”, tuturnya kepada peserta Rakor yang juga dihadiri Dinas Kominfo dan Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan tersebut. (Eka Maria)

 

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Inovasi Si Mamah Dispenduk Capil Kabupaten Pasuruan Buktikan Pemerintah Jemput Bola Masyarakat Yang Punya Keterbatasan Fisik

Inovasi"Si Mamah" (Siap Melayani Di Rumah) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil...

Article Image
Live Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Ribuan Warga. Mas Rusdi : Sesuai Prediksi Saya, Spanyol Juara

Final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Argentina dengan Spanyol betul-betul m...

Article Image
Buka Porsadin VII di Nguling, Gus Shobih Tegaskan Komitmen Pemkab Pasuruan Kawal Eksistensi Madrasah Diniyah

Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori secara resmi membuka Pekan Olahraga dan...

Article Image
Pengusaha Beji Ini Sukses Bikin “Siwalan Mix Legen” Jadi Minuman Paling Dicari

Potensi buah siwalan yang tumbuh subur di beberapa desa di Kecamatan Beji, Kabup...

Article Image
Syi'iran Bluk Gebluk. Tetap Lestari Dijaga Warga Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan Ratusan Tahun

Syi’iran Bluk Gebluk, seni dan tradisi dakwah Islam khas Desa Rembang, Kecamatan...