Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Latihan Sebulan, Warga Binaan Rutan Bangil Meriahkan Pemecahan Rekor Dunia Senam Poco-Poco Nusantara

Gambar berita
05 Agustus 2018 (10:37)
Olahraga
3445x Dilihat
0 Komentar
admin

Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Bangil ikut memeriahkan Pemecahan rekor dunia senam poco-poco nusantara yang dilakukan di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (5/8/2018) pagi.

Mesti tak hadir di sana, akan tetapi sebanyak 45 warga binaan Rutan Bangil ikut “Berpoco-poco” ria, dengan kostum dan aksesoris ala agustusan. Bahkan, para warga binaan berlatih hingga satu bulan lamanya.

“Kita siapkan semaksimal mungkin untuk bisa mempersembahkan yang terbaik, karena senam poco-poco ini dinilai dan juga disaksikan oleh Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana yang juga melakukan senam poco-poco di Jakarta,” kata Karutan II B Bangil, Wahyu Indarto, Minggu (05/08/2018).

Tak tanggung-tanggung, untuk bisa menampilkan gerakan senam yang kompak, energik dan bervariasi, Rutan Bangil mendatangkan beberapa instruktur senam yang berasal dari luar Rutan Bangil. Kata Wahyu, tujuannya tak lain untuk memaksimalkan seluruh gerakan senam sehingga diharapkan bisa meraih juara dalam Lomba Poco-Poco Nusantara.

“Kalau jadi juara ya Alhamdulillah, akan tetapi kalaupun tidak, kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menampilkan yang terbaik sekaligus memeriahkan gelaran senam poco-poco nusantara ini,’” imbuhnya.

Seperti diketahui, Senam poco-poco massal bertajuk "The Largest Guinness World Record Poco-Poco Dance" ini dihadiri sekitar 65 ribu orang dan digelar di sejumlah titik di Jakarta. Pemecahan rekor ini dalam rangka memeriahkan Asian Games 2018, termasuk Rutan Bangil yang siap mendukung pesta olahraga terbesar di asia tahun 2018 ini.

“Rutan Bangil sebagai bagian dari Kementrian Hukum dan HAM RI juga turut andil. Kita pakai aplikasi teleconference yang bisa live menayangkan senam serentak seluruh Lapas dan Rutan se-Indonesia. Jadi kita senam bisa dilihat dari Jakarta" beber wahyu kepada Suara Pasuruan.

Lebih lanjut Wahyu menambahkan bahwa hadirnya Pemasyarakatan dalam menyukseskan semarak euforia Asian Games ke-18 diharapkan dapat menimbulkan citra positif di mata public agar publik tidak putus harapan.

“Sekaligus menjadi pesan bahwa masih ada orang-orang baik di Pemasyarakatan. Masih ada orang-orang yang berjuang demi Pemasyarakatan yang PASTI SMART, for the better Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Atoilah, salah satu warga binaan mengaku antusias mengikuti senam poco-poco nusantara, meskipun biasanya hanya dilakukan oleh para kaum hawa.

“Berasa seperti bukan di penjara. Karena banyak sekali kegiatan yang dilakukan di Rutan, plus perlakuan dari seluruh petugas yang sangat baik seperti keluarga sendiri,” ungkapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Ajarkan Anak Jaga Kebersihan Gigi. BUNDA PAUD Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Luncurkan Buku "Medi Si Gigi Putih"

Ada yang istimewa dalam Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke 42 di Kabu...

Article Image
Warga Pasuruan Patut Bangga, Sampah Bakal Diubah Jadi Listrik 10 Megawatt

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyatakan siap penuh mengikuti Program Tata Kelol...

Article Image
Gus Shobih Lantik Pengurus BAZNAS Kab. Pasuruan 2026–2031, Dorong Pengurus Lahirkan Program-Program yang Berdampak

Wakil Bupati Pasuruan resmi mengukuhkan kepengurusan Badan Amil Zakat Nasional (...

Article Image
Kabupaten Pasuruan Dikunjungi Ratusan Mahasiswa 42 Negara

Ratusan mahasiswa SI, S2 dan S3 dari 42 negara di dunia berkunjung ke Kabupaten...