Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pemulihan Ekonomi di Sektor Wisata, Pemkab Pasuruan Bangun 2 Rest Area

Gambar berita
23 Januari 2022 (13:04)
Pariwisata
2860x Dilihat
0 Komentar
admin

Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan membuat sektor pariwisata di Kabupaten Pasuruan sangat terpukul.

Untuk itu, demi bisa memulihkan perekonomian masyarakat, Pemerintah Kabupaten Pasuruan pada tahun ini akan membangun dua rest area.

Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf (Gus Irsyad) mengatakan, dua rest area tersebut dibangun di dua lokasi menuju daerah wisata. Yakni Rest Area Tutur dan Rest Area Pasrepan. 

Untuk Rest Area Tutur, anggarannya telah disiapkan sebesar Rp 8 Milyar, dimana di dalam lokasi tersebut akan dibangun pusat informasi dan showroom UMKM.

Begitu pula dengan Rest Area Pasrepan yang sebenarnya sudah ada bangunan yang berdiri. Dan saat ini tengah dilakukan perbaikan untuk mempercantik tempat tersebut. Ditambah, untuk saat ini, tempat ini  beberapa kali sudah dimanfaatkan untuk kegiatan promosi.

"Kita syuting program I Love Pas TV di Rest Area Pasrepan sudah beberapa kali. Tapi yang untuk di Tutur masih belum dibangun. Tahun ini kita bangun dengan anggaran Rp 8 Milyar," kata Irsyad saat menggelar audiensi dengan wartawan di Gedung Segoropuro, Jumat (21/01/2022) pagi.

Pembangunan rest area di Tutur, menurut Gus Irsyad –panggilannya-, menggunakan dana DAK. Sedangkan di Pasrepan anggarannya bersumber dari APBD.

“Untuk rest area di Pasrepan itu dananya sedikit. Lahan yang akan dipakai adalah aset pemkab yang sebelumnya kurang termanfaatkan. Dengan dibangun rest area, harapannya termanfaatkan dengan baik dan menimbulkan efek ekonomi kepada warga sekitar,” jelasnya.

Ditegaskannya, pemulihan ekonomi di sektor wisata penting. Lantaran pariwisata menimbulkan efek multiplayer kepada masyarakat. Khususnya memberdayakan warga agar lebih produktif dan memulai usaha membuat "produk baru" yang membuat para wisatawan tertarik.

"Kalau sektor wisatanya jalan, maka secara otomatis di belakangnya menyusul atau mengikuti. Ada multiefek player yang bisa ditimbulkan. UMKM bisa jalan, pekerja-pekerja di sektor transportasi jalan, travel juga jalan, dan bidang yang lain,” terangnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Layanan Vaksin Internasional Kini Hadir Di RSUD Grati

Layanan Vaksin Internasional kini hadir RSUD Grati.Rumah sakit kebanggaan masyar...

Article Image
Bluder Kentang Bromo Khas Desa Tosari Siap Jadi Oleh-Oleh Wisatawan

Berwisata ke Gunung  Bromo sudah pasti banyak dilakukan oleh para wisatawan...

Article Image
Melimpah. Petani Cabai di Desa Baledono, Kecamatan Tosari Mulai Panen Raya

Awal musim kemarau membuat para petani cabai di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasu...

Article Image
Cegah Penyalahgunaan dan Peredaran Narkotika, Pemkab Pasuruan Intens Gelar Dialog Interaktif Bersama BNN di LPPL Radio Suara Pasuruan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

Article Image
Peringati Hari Kartini, PT Sorini Agro Asia Corporindo, Cempaka Foundation, DLH dan TP PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Aksi Tanam Pohon di Lereng Gunung Arjuna

PT Sorini Agro Asia Corporindo (Cargill Pandaan Plant) bersama Cempaka Foundatio...