Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Ribuan Lowongan Pekerjaan Dibuka Dalam Job Fair Pasuruan 2019

Gambar berita
26 September 2019 (09:41)
Pelayanan Publik
3051x Dilihat
0 Komentar
admin

Ribuan pencaker (pencari kerja) menyerbu Job Fair Pasuruan 2019 yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pasuruan mulai 25-26 September 2019.

Seperti yang terlihat di UPT Disnaker LKD Kabupaten Pasuruan di Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso pada Kamis (26/09/2019) pagi. Stan-stan perusahaan pemberi lowongan pekerjaan, dipadati oleh para pelamar, mulai dari lulusan SMP hingga S-1 maupun S2. Mereka berebut lowongan pekerjaan yang disediakan oleh lebih dari 40 perusahaan.

Tri Agus Budhiarto, Kepala Disnaker Kabupaten Pasuruan mengatakan, digelarnya Job Fair tak lain untuk mempertemukan pencaker dan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Sehingga ujungnya adalah semakin berkurangnya angka pengangguran di Kabupaten Pasuruan.

“Semakin tahun jumlah lulusan juga pasti makin banyak. Nah, sudah pasti ada yang nerusin pendidikan maupun memilih mencari pekerjaan. Job Fair ini adalah alasan yang tepat untuk menjawab masalah pengangguran ini,” katanya.

Untuk Job Fair tahun ini, setidaknya ada 1.652 lowongan pekerjaan dalam negeri dan 1.490 lowongan luar negeri. Kata Tri, secara teknis pendaftaran, pihak Disnaker membagi dalam dua cara. Pertama melalui online di https://hellowork.pasuruankab.go.id. Sedangkan cara kedua adalah bisa datang langsung ke lokasi dan mendaftar sesuai lowongan yang dibutuhkan.

“Semoga semua lowongan pekerjaan yang dibuka oleh perusahaan, bisa terisi semua,” singkatnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan, Mudjib Imron saat membuka Job Fair Pasuruan 2019  berharap para investor lebih mengutamakan warga Pasuruan daripada warga luar. Di hadapan para pimpinan perusahaan yang datang dalam acara tersebut, Gus Mudjib blak-blakan meminta para investor yang menanamkan modalnya di Pasuruan, harus memperhatikan hak warga Pasuruan.

“Investor harus memprioritaskan warga Pasuruan, selanjutnya baru warga luar,” ujarnya.

 

Gus Mudjib kemudian mengungkapkan pemerintah bakal membuka lebih luas kesempatan investor menanamkan modalnya untuk membuka perusahaan di Pasuruan. Selain factor ketersediaan lahan, para investor juga akan dimudahkan dalam segala hal. Mulai dari perijinan dan sebagainya.

“Air kita melimpah. Sumber energy juga banyak. Lahan juga masih luas. Maka dari itu, kami akan terus memberikan kesempatan kepada para investor untuk silahkan berinvestasi di Kabupaten Pasuruan,” tegasnya.

Di sisi lain, dalam kesempatan itu, Gus Mudjib juga memberikan penghargaan terhadap dua perusahaan yang konsisten mempekerjakan disabilitas, yakni PT JAI dan PT Midi Utama Indonesia.

“Lowongan pekerjaan juga tersedia untuk para penyandang disabilitas,” jelasnya. (emil)

    


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Gerakan Bangkit Kembali Belajar, Upaya Pemkab Pasuruan Atasi Anak Putus Sekolah dan Naikkan IPM

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo resmikan Gerakan Bangkit Kembali Belajar (Gerba...

Article Image
Tuntaskan Anak Tidak Sekolah. Mas Rusdi Launching GERBANG KEMBAR

Pemerintah Kabupaten Pasuruan meluncurkan Program Gerakan Bangkit Kembali Belaja...

Article Image
Ribuan Jamaah Calon Haji Kabupaten Pasuruan Ikuti Manasik Terintegrasi

Ribuan jamaah calon haji Kabupaten Pasuruan mengikuti manasik haji terintegrasi,...

Article Image
Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam berkunjung ke Kabupaten Pasuruan

Puluhan anggota Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam...

Article Image
Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Gelombang Pertama di BLK Rejoso

Sebanyak kurang lebih 96 peserta terdaftar sebagai peserta pelatihan berbasis ko...